Airlangga Wisnumurti Angkat Sejarah Medis Era Victoria Lewat Karya “Victorian Surgery” di Unspoken

Senin, 30 Maret 2026 19:49:40

Semarang, 28 Maret 2026 — Seniman muda Airlangga Satryatama Wisnumurti menyoroti isu sejarah dan kesehatan melalui salah satu karyanya berjudul “Victorian Surgery” dalam acara bedah karya rangkaian pameran Unspoken yang digelar di Tan Art Space, Semarang, Sabtu (28/3).

Dalam sesi tersebut, Airlangga memaparkan latar belakang penciptaan karyanya yang terinspirasi dari praktik medis pada era Victoria. Ia menjelaskan bahwa pada masa itu, minimnya kesadaran terhadap kebersihan menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian, terutama dalam praktik medis yang belum menerapkan standar higienitas seperti saat ini.

“Banyak pasien meninggal karena tenaga medis saat itu belum menerapkan kebiasaan mencuci tangan. Dokter dianggap sebagai kalangan bangsawan, sehingga praktik kebersihan belum menjadi perhatian utama. Peristiwa ini kemudian mendorong perubahan besar dalam dunia medis yang kini lebih mengutamakan kebersihan,” ujar Airlangga.

Melalui karya “Victorian Surgery”, Airlangga berupaya menghadirkan refleksi kritis terhadap sejarah sekaligus mengaitkannya dengan kondisi masa kini. Ia menilai bahwa peristiwa pada masa lalu tersebut menjadi titik penting dalam perkembangan praktik medis modern yang kini lebih mengedepankan higienitas dan keselamatan pasien.

Karya tersebut menjadi salah satu sorotan dalam diskusi karena tidak hanya menampilkan visual yang kuat, tetapi juga membawa narasi edukatif terkait perkembangan ilmu kesehatan. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana seni dapat menjadi medium untuk menyampaikan isu historis sekaligus memberikan pemahaman yang relevan bagi masyarakat saat ini.

Hal ini sejalan dengan konsep pameran Unspoken yang mengangkat berbagai isu sosial dan historis melalui medium seni lukis. Melalui karya-karya yang ditampilkan, pameran ini berupaya menghadirkan cerita-cerita tersembunyi yang memiliki makna mendalam.

Acara bedah karya ini turut menjadi ruang bagi pengunjung untuk memahami lebih dalam proses kreatif serta pesan di balik setiap karya yang ditampilkan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat interaksi antara seniman dan publik dalam upaya meningkatkan apresiasi terhadap seni yang tidak hanya estetis, tetapi juga sarat nilai edukasi.


Author
Written by
Ning Imas Ati Z

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.