Dunia seni modern
kembali menoleh pada sosok pionir seni generatif, Vera Molnár (1924–2023).
Salah satu karyanya yang penting, Autant en emporte le vent (200515-C),
dijadwalkan hadir dalam arena lelang dengan estimasi harga 10.000–15.000 euro.
Karya ini menjadi penanda kuat bagaimana Molnár memadukan logika matematika
dengan sensibilitas artistik yang puitis.
Dieksekusi pada
tahun 2015, karya ini menggunakan medium akrilik di atas kanvas berukuran 100 x
100 cm. Komposisinya menampilkan struktur geometris khas Molnár: repetitif,
terukur, namun tetap menyisakan ruang bagi ketidakteraturan yang subtil. Judul Autant
en emporte le vent—yang secara harfiah berarti “Gone with the Wind”—memberi
isyarat bahwa di balik sistem dan algoritma, selalu ada unsur kebetulan yang
bergerak bebas.
Karya ini
ditandatangani, diberi judul, tanggal, serta nomor 200515-C pada bagian tumpang
tindih, dengan inisial “VM” dan tanggal “15” di bagian belakang. Keaslian dan
signifikansinya diperkuat oleh pencatatan resmi dalam Katalog Raisonné des
oeuvres de Vera Molnár yang tengah dipersiapkan oleh Florent Paumelle,
Vincent Baby, dan Laurent Salomé, dengan nomor katalog 2015_AT25K_006.
Berasal dari
Galeri Linde Hollinger, Jerman—yang memperolehnya langsung dari sang
seniman—karya ini memiliki riwayat kepemilikan yang bersih dan meyakinkan. Bagi
kolektor, lelang ini bukan sekadar kesempatan memiliki karya seni, melainkan
juga peluang mengoleksi jejak sejarah: sebuah kanvas yang merekam dialog awal
antara seni, komputer, dan imajinasi manusia.
(Sumber gambar: sothebys.com)