Semarang, 28 Maret 2026 — Kegiatan bertajuk “Bedah Karya: Cerita di Balik Penciptaan Karya Seni Lukis Pameran Unspoken” digelar di Tan Art Space, Semarang, pada Sabtu (28/3) pukul 15.00–17.00 WIB. Acara ini menghadirkan seniman muda Airlangga Satryatama Wisnumurti untuk membahas proses kreatif di balik karya-karyanya dalam pameran solo bertajuk Unspoken .
Dalam forum tersebut, Airlangga memaparkan perjalanan kreatifnya dalam menemukan gaya visual yang khas. Ia menjelaskan proses panjang dalam pencarian karakter, eksperimen bentuk, hingga eksplorasi tema-tema yang menjadi dasar penciptaan karya-karyanya. Menurutnya, setiap karya yang ditampilkan tidak hadir secara instan, melainkan melalui tahapan refleksi dan pengembangan ide yang berkelanjutan.
Airlangga juga mengungkapkan bahwa karya-karya dalam pameran Unspoken merepresentasikan gagasan serta pengalaman personal yang ia tuangkan melalui medium seni lukis. Pendekatan ini membuat setiap karya memiliki narasi yang kuat, sekaligus menjadi medium ekspresi yang merefleksikan perjalanan artistiknya sebagai seniman.
Kegiatan bedah karya ini menjadi bagian dari rangkaian pameran solo Unspoken yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang apresiasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi publik. Melalui kegiatan ini, pengunjung diajak untuk memahami bahwa proses penciptaan karya seni melibatkan pemikiran konseptual, eksplorasi visual, serta pengalaman personal yang mendalam.
Selain sebagai ajang diskusi, acara ini juga membuka kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan seniman. Dialog yang terjalin memungkinkan audiens memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai makna, latar belakang, serta proses kreatif di balik karya-karya yang dipamerkan.
Antusiasme pengunjung dalam kegiatan ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pemahaman seni secara lebih mendalam, tidak hanya sebagai objek visual, tetapi juga sebagai medium yang sarat nilai, cerita, dan refleksi.