“Bisyaroh”: Lukisan Kritik Pedas yang Menjadi Karya Termahal Kedua di Lelang MGMP Seni Budaya Semarang 2026

Senin, 09 Februari 2026 15:17:40
“Bisyaroh”: Lukisan Kritik Pedas yang Menjadi Karya Termahal Kedua di Lelang MGMP Seni Budaya Semarang 2026

Pameran Lukisan MGMP Guru Seni Budaya Kota Semarang di Taman Budaya Raden Saleh Tahun 2026 kembali menegaskan bahwa seni rupa bukan sekadar ruang estetika, melainkan medium kritik sosial yang berani. Hal itu tercermin kuat dalam karya Bisyaroh (2014) karya Fahisyam Fahmi, yang tercatat sebagai karya termahal kedua dalam ajang lelang di laman rasanyalelangkarya.com, dengan nilai Rp8.642.000.

Fahisyam Fahmi dikenal sebagai seniman yang piawai mengolah lukisan manual dan digital dengan gaya imajinatif bernuansa naif. Lulusan Program Studi Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2009 ini telah menorehkan berbagai prestasi, mulai dari Juara Lomba Mural Ada Majapahit tahun 2015 hingga Juara III Lomba Poster HAKORDIA kategori umum tahun 2025. Rekam jejak tersebut memperlihatkan konsistensinya mengangkat isu publik melalui bahasa visual yang lugas dan menyentil.

Dalam Bisyaroh, Fahisyam menyajikan potret getir tentang normalisasi suap yang dibungkus istilah santun. Figur hakim, aparat, dan birokrat digambarkan dengan wajah karikatural dan mata melotot, simbol ketamakan yang tak lagi mengenal rasa malu. Tangan-tangan sibuk memegang uang, kunci, dan bingkisan, sementara gestur saling intip menegaskan bahwa semua pihak sadar akan kecurangan, namun memilih terlibat dalam diam.

Ironi menjadi kekuatan utama karya ini. Kata “Bisyaroh” yang semestinya bermakna kabar gembira atau tanda kasih, justru berubah menjadi topeng bagi transaksi kotor yang meruntuhkan keadilan. Melalui medium acrylic on canvas berukuran 90 x 90 cm, Fahisyam seolah berteriak bahwa hukum telah menjadi komoditas, dan integritas memiliki harga yang bisa ditawar.

Nilai lelang Bisyaroh tidak hanya mencerminkan kualitas artistik, tetapi juga keberanian moral di baliknya. Karya ini memaksa publik untuk berkaca: apakah kita bagian dari sistem yang korup, atau sekadar penonton yang diam saat “Bisyaroh” perlahan menghancurkan pondasi bangsa.

Jadi, tidak ada alasan untuk tidak datang pada kegiatan pameran MGMP Seni Budaya Kota Semarang Tahun 2026 di Taman Budaya Raden Saleh yang akan dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Februari 2026.

Doc. Rasanyalelangkarya.com 

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.