Pameran Lukisan MGMP Guru Seni Budaya Kota
Semarang di Taman Budaya Raden Saleh Tahun 2026 kembali menegaskan bahwa seni
rupa bukan sekadar ruang estetika, melainkan medium kritik sosial yang berani.
Hal itu tercermin kuat dalam karya Bisyaroh (2014) karya Fahisyam Fahmi,
yang tercatat sebagai karya termahal kedua dalam ajang lelang di laman rasanyalelangkarya.com,
dengan nilai Rp8.642.000.
Fahisyam Fahmi dikenal sebagai seniman yang
piawai mengolah lukisan manual dan digital dengan gaya imajinatif bernuansa
naif. Lulusan Program Studi Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES)
angkatan 2009 ini telah menorehkan berbagai prestasi, mulai dari Juara Lomba
Mural Ada Majapahit tahun 2015 hingga Juara III Lomba Poster HAKORDIA kategori
umum tahun 2025. Rekam jejak tersebut memperlihatkan konsistensinya mengangkat
isu publik melalui bahasa visual yang lugas dan menyentil.
Dalam Bisyaroh, Fahisyam menyajikan
potret getir tentang normalisasi suap yang dibungkus istilah santun. Figur
hakim, aparat, dan birokrat digambarkan dengan wajah karikatural dan mata
melotot, simbol ketamakan yang tak lagi mengenal rasa malu. Tangan-tangan sibuk
memegang uang, kunci, dan bingkisan, sementara gestur saling intip menegaskan
bahwa semua pihak sadar akan kecurangan, namun memilih terlibat dalam diam.
Ironi menjadi kekuatan utama karya ini. Kata
“Bisyaroh” yang semestinya bermakna kabar gembira atau tanda kasih, justru
berubah menjadi topeng bagi transaksi kotor yang meruntuhkan keadilan. Melalui
medium acrylic on canvas berukuran 90 x 90 cm, Fahisyam seolah berteriak bahwa
hukum telah menjadi komoditas, dan integritas memiliki harga yang bisa ditawar.
Nilai lelang Bisyaroh tidak hanya
mencerminkan kualitas artistik, tetapi juga keberanian moral di baliknya. Karya
ini memaksa publik untuk berkaca: apakah kita bagian dari sistem yang korup,
atau sekadar penonton yang diam saat “Bisyaroh” perlahan menghancurkan pondasi
bangsa.
Jadi, tidak ada alasan untuk tidak datang pada
kegiatan pameran MGMP Seni Budaya Kota Semarang Tahun 2026 di Taman Budaya
Raden Saleh yang akan dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Februari 2026.
Doc. Rasanyalelangkarya.com