Cerita di Balik Piring Lama: Hangatnya Kenangan dalam “Seiring Piring”

Rabu, 18 Maret 2026 22:28:05

Di ajang pameran “Pulang Kampung”, karya Seiring Piring oleh Jessie Setiawati menghadirkan sesuatu yang sederhana, tetapi begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karya ini tidak hanya berupa kemeja dan kain batik, tetapi juga menyimpan cerita tentang rumah, keluarga, dan kenangan yang sulit tergantikan.

Inspirasi karya ini berasal dari sebuah piring lama, atau “piring lepek”, yang setia digunakan setiap hari. Dari sarapan sederhana hingga makan malam, piring itu menjadi saksi perjalanan waktu dalam sebuah keluarga. Meski sudah tidak sempurna, piring tersebut tetap digunakan, seolah menyimpan rasa yang tidak bisa digantikan oleh benda baru.

Motif batik yang dihadirkan merupakan hasil olahan dari motif flora pada piring tersebut, dipadukan dengan motif ubin Gereja Blenduk di Kota Lama Semarang. Perpaduan ini membuat karya terasa unik sekaligus penuh makna. Ada sentuhan tradisi, ada pula ingatan personal yang dihadirkan dengan hangat.

Melalui karya ini, pengunjung diajak untuk mengingat kembali hal-hal kecil yang sering terlupakan. Bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari sesuatu yang baru atau mewah, tetapi justru dari kebersamaan yang sederhana.

Seiring Piring menjadi pengingat bahwa pulang bukan hanya tentang tempat, tetapi tentang kenangan yang terus hidup dalam benda-benda yang menemani keseharian kita.

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.