Dari Peti Pengantin ke Balai Lelang: Jejak Sejarah The Return of Ulysses di Christie’s

Rabu, 04 Februari 2026 22:05:46
Dari Peti Pengantin ke Balai Lelang: Jejak Sejarah The Return of Ulysses di Christie’s

Kemunculan The Return of Ulysses di balai lelang Christie’s New York menandai perjalanan panjang sebuah panel Renaisans dari ranah domestik ke pasar seni global. Ditawarkan dengan estimasi USD 150.000–200.000, karya ini tidak hanya menarik karena kualitas estetikanya, tetapi juga karena lapisan sejarah, atribusi, dan provenansinya yang kompleks.

Panel ini pertama kali tercatat dalam koleksi Thomas Stainton sebelum 1917, lalu berpindah ke Stanley Mortimer, seorang kolektor Amerika yang aktif memperkenalkan seni Italia awal kepada publik AS. Keterlibatan karya ini dalam pameran Loan Exhibition of Italian Primitives di Kleinberger Galleries pada 1917 menunjukkan bagaimana selera kolektor awal abad ke-20 berperan dalam membentuk kanon seni Renaisans di Amerika.

Di ranah lelang, nilai karya ini turut dibentuk oleh dinamika atribusi. Pernah dijual sebagai karya Francesco Granacci pada lelang Christie’s 1993, panel ini kemudian direkontekstualisasi melalui kajian Everett Fahy dan didukung kembali oleh Christopher Daly pada 2025. Perubahan atribusi ini mencerminkan bagaimana pasar seni tidak terlepas dari perkembangan keilmuan sejarah seni.

Selain itu, keterkaitan panel ini dengan dua karya di Vassar College menambah daya tarik koleksionalnya. Bagi kolektor, karya ini bukan hanya objek tunggal, melainkan bagian dari kemungkinan rekonstruksi cassone Renaisans yang langka. Di Christie’s, narasi semacam ini menjadi nilai tambah yang signifikan, menjembatani kepentingan akademik dan pasar.

Dengan demikian, The Return of Ulysses hadir di balai lelang bukan sekadar sebagai komoditas, melainkan sebagai artefak budaya yang membawa kisah mitologi, pernikahan, koleksi, dan perdebatan ilmiah dalam satu panel kayu berusia lebih dari lima abad.

(Sumber gambar: christies.com) 

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.