
Karya berjudul DISTORSI menjadi salah
satu karya yang kuat secara visual sekaligus pesan dalam lelang di rasanyalelangkarya.com.
Diciptakan oleh Tatto Jiwo Pratomo, karya ini mengajak kita melihat dampak
krisis ekologis melalui bahasa seni yang jujur dan menggugah.
Menggunakan media colored pencil on paper
berukuran 56 x 49 cm, DISTORSI memvisualisasikan sebuah titik balik
ketika alam tak lagi mampu menoleransi eksploitasi. Sosok makhluk dengan tubuh
mengeras dan mata besar digambarkan sebagai hasil adaptasi paksa, sebuah
evolusi yang lahir bukan dari kemajuan, melainkan dari keterpaksaan untuk
bertahan hidup. Wujudnya terasa asing, getir, dan menyimpan luka, seolah
menjadi saksi bisu pengkhianatan manusia terhadap lingkungan.
Di tengah lanskap yang sunyi dan penuh debu
peradaban, makhluk tersebut mendekap sebuah artefak dalam cangkang transparan.
Siluet bangunan megah di dalamnya tampak seperti spesimen mati, simbol kejayaan
masa lalu yang kini kehilangan makna dan hanya tersisa sebagai komoditas
visual. Latar struktur tinggi yang rapuh mempertegas gagasan runtuhnya
keseimbangan dan kestabilan dunia.
Sebagai seniman asal Sukoharjo yang aktif
mengajar di SMP Negeri 26 Semarang dan alumnus Institut Seni Indonesia
Surakarta, Tatto Jiwo Pratomo dikenal dengan pendekatan ekspresif dan kepekaan
terhadap isu sosial. Karya ini menjadi refleksi mendalam tentang harga yang
harus dibayar oleh makhluk hidup saat alam dirampas haknya.
Dengan harga Rp1.813.500, DISTORSI
bukan sekadar karya untuk dinikmati, tetapi juga pengingat dan pernyataan
sikap. Memiliki karya ini berarti membawa pulang pesan penting tentang tanggung
jawab manusia terhadap lingkungan, sekaligus mendukung praktik seni yang kritis
dan relevan dengan zaman.