Green Lifestyles: Tren Baru Anak Muda yang Bikin Bumi Lebih Sehat

Senin, 03 November 2025 22:11:49
Green Lifestyles: Tren Baru Anak Muda yang Bikin Bumi Lebih Sehat

Anak muda di era sekarang yang didominasi oleh generasi z atau biasa dikenal dengan
istilah gen z, memiliki gaya hidup yang lebih berkesadaran akan pentingnya menjaga
lingkungan sekitar. Hal tersebut nampak pada pemilihan cara hidup yang ramah lingkungan
atias green lifestyle sebagai bagian dari identitas mereka. Cara hidup sedemikian itu bukan
sekadar gaya, tapi merupakan bentuk kepedulian anak muda terhadap bumi. Cara hidup/gaya
hidup semacam ini menjadi tren baru yang bukan cuma estetik, tapi juga punya nilai sosial dan
lingkungan yang kuat.

Green lifestyle itu simpelnya adalah gaya hidup yang mengupayakan untuk mengurangi
dampak nagatif terhadap lingkungan sekitar. Hal ini bukan dimaksudkan sebagai tindakan anak
muda yang pindah hidup di hutan kemudian menanam pohon alias reboisasi, kemudian
membuat terasering untuk mencegah longsor di daerah pegunungan, tentu bukan. Gaya hidup
semacam ini sudah sangat dekat dan melekat dengan kehidupan anak muda di era sekarang.
Bisa kita lihat dari hal-hal kecil yang realistis banget bagi anak muda, misalnya
membawa botol minum sendiri atau yang sering dikenal dengan istilah tumbler, thrift shooping
(belanja baju bekas), dan menggunakan tote bag ketika berbelanja ke minimarket. Hal-hal
semacam ini mari kit aulas bersama, mengapa bisa berkaitan dengan gaya hidup yang
mengurangi dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

Penggunaan botol minum (tumbler) kini tengah marak di kalangan anak muda, terlebih
dengan munculnya berbagai merek, model, warna, gambar, dan karakter yang trendi membuat
minat anak muda untuk membeli dan memakai tumbler semakin menningkat. Dengan begitu,
maka pembelian air mineral yang menggunakan botol sekali pakai akan sedikit berkurang. Jadi,
secara tidak langsung, penggunaan tumbler akan mengurangi sampah plastik di lingkungan
sekitar.

Kemudian tren membeli baju bekas atau yang biasa kita kenal dengan istilah thrift
shooping
juga tengah ramai dilakukan oleh anak-anak muda. Tren semacam ini dapat dikatakan
sebagai tren pakaian berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan. Selain bisa mendapatkan
outfit yang keren dan unik, cara seperti ini juga membantu mengurangi limbah tekstil dari
industri fast fashion yang terkenal boros dan mencemari lingkungan. Jadi, gaya tetap jalan,
bumi pun tetap aman.

Selain itu, tren menggunakan totebag untuk berbelanja di minimarket juga merupakan
langkah awal yang baik untuk mengurangi sampah plastik. Terlebih campaign semacam ini
juga didukung oleh duo minimarket yang terkenal di Indonesia yakni si merah dan si biru yang
letaknya di daerah perkotaan karena telah berhenti menggunakan plastik kresek sebagai
kantong belanja. Ditambah lagi saat ini totebag yang dijual di pasaran sudah sangat bervarian
dan trendi, sehingga hal tersebut selaras dengan minat anak muda untuk melakukan campaign
tidak menggunakan kantong kresek ketika berbelanja.

Bagi sebagian orang, tren green lifestyle mungkin terlihat tren sesaat. Tapi, makin ke
sini, kesadaran anak muda terhadap isu lingkungan makin nyata. Untuk meramaikan dan
menggalakan trend green lifestyle dapat dimulai dari diri kita sendiri untuk mulai menggunakan
tumbler dan totebag, dan melakukan thrift shooping.

Generasi muda sekarang bukan cuma mau jadi “keren”, tapi juga conscious — sadar
bahwa gaya hidup mereka punya dampak terhadap masa depan bumi. Green lifestyle bukan
tren musiman, tapi langkah nyata menuju kehidupan yang lebih seimbang dan berkelanjutan.
Jadi, mulai hari ini, yuk jadi bagian dari generasi hijau! Karena jadi anak muda keren itu bukan
cuma yang update tren, tapi juga yang peduli.


(sumber gambar: arahkita.com) 

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.