Ironi Sterilitas: Menggugat Otoritas dalam "Victorian Surgery"

Senin, 30 Maret 2026 20:41:25

Dalam riuhnya pameran tunggal bertajuk "Unspoken: Antara Fakta dan Ingatan", sebuah karya berukuran 30x15 cm berhasil mencuri perhatian melalui narasinya yang tajam. Lukisan berjudul "Victorian Surgery" (2025) karya Airlangga Satryatama Wisnumurti bukan sekadar goresan akrilik di atas kanvas, melainkan sebuah kritik sosial terhadap sejarah kelam dunia medis.

Karya ini memotret kontradiksi mencolok pada era Victorian. Kala itu, gelar dokter dan status sosial dianggap sebagai jaminan keselamatan yang mutlak. Namun, Wisnumurti menyingkap tabir di balik jubah-jubah kehormatan tersebut. Ia menyoroti bagaimana kesombongan intelektual sering kali mengabaikan hal paling mendasar: kebersihan. Operasi dilakukan tanpa prosedur steril, di mana tangan yang kotor dan alat medis yang terkontaminasi justru menjadi jalan pintas menuju maut bagi pasien.

Melalui sapuan warna yang emosional, lukisan ini menggugat "keamanan palsu" yang lahir dari kepercayaan buta terhadap otoritas. Wisnumurti mengingatkan kita bahwa pangkat dan seragam tidak selamanya berbanding lurus dengan kesadaran etis. Bagi para kolektor yang ingin mengapresiasi sekaligus memiliki fragmen sejarah dan kritik tajam ini, "Victorian Surgery" kini tersedia untuk dipinang.

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.