Sebuah lanskap tenang dari Provence mendadak
jadi sorotan pasar seni internasional. Landscape of Provence, Montagne
Sainte-Victoire karya Joseph Inguimberty (1896–1971) melenggang ke balai
lelang Sotheby’s dengan estimasi harga tinggi, yakni 8.000–12.000 euro. Angka
ini menegaskan posisi Inguimberty sebagai seniman modern penting yang karyanya
kian diburu kolektor global.
Dilukis pada akhir 1950-an hingga awal
1960-an, karya ini merepresentasikan fase matang Inguimberty. Hamparan ladang,
kebun zaitun, dan latar pegunungan disusun harmonis melalui palet warna hijau,
oker, dan beige yang lembut. Nuansa cahaya khas selatan Prancis terasa kuat,
menghadirkan suasana hangat sekaligus kontemplatif. Gunung Sainte-Victoire, ikon
lanskap Provence yang juga kerap dilukis Paul Cézanne, menjadi penanda penting
dalam sejarah seni modern yang turut memperkuat daya tarik lukisan ini.
Nilai karya ini tidak hanya terletak pada
keindahan visualnya, tetapi juga pada sosok Inguimberty sendiri. Setelah
kembali dari Vietnam pada 1946, ia menetap di Menton dan intens merekam lanskap
Provençal. Namun, namanya juga lekat dengan sejarah seni Asia Tenggara. Selama
dua dekade, Inguimberty menjadi profesor di École des Beaux-Arts de
l’Indochine, Hanoi, dan berperan besar membentuk fondasi seni lukis modern
Vietnam.
Masuknya karya ini ke Sotheby’s menunjukkan
meningkatnya minat pasar terhadap seniman yang berada di persimpangan budaya
Eropa dan Asia. Bagi kolektor, lukisan ini bukan sekadar pemandangan alam,
melainkan arsip visual perjalanan artistik lintas benua, sebuah karya yang
memadukan sejarah, estetika, dan prestise pasar seni kelas dunia.
(Sumber gambar: sothebys.com)