Jejak Provence di Balai Lelang: Karya Joseph Inguimberty Diburu Kolektor Sotheby’s

Sabtu, 10 Januari 2026 13:02:43
Jejak Provence di Balai Lelang: Karya Joseph Inguimberty Diburu Kolektor Sotheby’s

Sebuah lanskap tenang dari Provence mendadak jadi sorotan pasar seni internasional. Landscape of Provence, Montagne Sainte-Victoire karya Joseph Inguimberty (1896–1971) melenggang ke balai lelang Sotheby’s dengan estimasi harga tinggi, yakni 8.000–12.000 euro. Angka ini menegaskan posisi Inguimberty sebagai seniman modern penting yang karyanya kian diburu kolektor global.

Dilukis pada akhir 1950-an hingga awal 1960-an, karya ini merepresentasikan fase matang Inguimberty. Hamparan ladang, kebun zaitun, dan latar pegunungan disusun harmonis melalui palet warna hijau, oker, dan beige yang lembut. Nuansa cahaya khas selatan Prancis terasa kuat, menghadirkan suasana hangat sekaligus kontemplatif. Gunung Sainte-Victoire, ikon lanskap Provence yang juga kerap dilukis Paul Cézanne, menjadi penanda penting dalam sejarah seni modern yang turut memperkuat daya tarik lukisan ini.

Nilai karya ini tidak hanya terletak pada keindahan visualnya, tetapi juga pada sosok Inguimberty sendiri. Setelah kembali dari Vietnam pada 1946, ia menetap di Menton dan intens merekam lanskap Provençal. Namun, namanya juga lekat dengan sejarah seni Asia Tenggara. Selama dua dekade, Inguimberty menjadi profesor di École des Beaux-Arts de l’Indochine, Hanoi, dan berperan besar membentuk fondasi seni lukis modern Vietnam.

Masuknya karya ini ke Sotheby’s menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap seniman yang berada di persimpangan budaya Eropa dan Asia. Bagi kolektor, lukisan ini bukan sekadar pemandangan alam, melainkan arsip visual perjalanan artistik lintas benua, sebuah karya yang memadukan sejarah, estetika, dan prestise pasar seni kelas dunia.

(Sumber gambar: sothebys.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.