Kebyar Dancer Karya Srihadi Soedarsono Menjadi Primadona Global Auction di Tahun 2025

Senin, 22 Desember 2025 13:21:35
Kebyar Dancer Karya Srihadi Soedarsono Menjadi Primadona Global Auction di Tahun 2025

Gelaran Global Auction 19 November – 3 Desember 2025 menghadirkan salah satu karya paling memukau dari maestro seni modern Indonesia, Srihadi Soedarsono, melalui mahakaryanya “Kebyar Dancer” (1990). Lukisan ini dilelang dengan harga SGD 38,000 - 55,000. Lukisan ini juga menjadi magnet perhatian para kolektor, bukan hanya karena nilai estetik dan sejarahnya, tetapi juga karena posisi Srihadi sebagai salah satu figur terpenting dalam perkembangan seni rupa Indonesia.

Dikenal dengan lanskap abstrak dan penggambaran penari yang sarat spiritualitas, Srihadi selalu berhasil memadukan kedalaman kontemplasi dengan dinamika visual. Penghargaan nasional dan internasional yang ia raih, termasuk National Award for Contemporary Art (1971) dan Cultural Award dari Australia (1973) menegaskan kualitas dan konsistensi kreativitasnya. Ia juga berperan besar dalam pendidikan seni Indonesia lewat pendirian Institut Kesenian Jakarta dan menjadi Ketua Akademi Seni Rupa pada 1974.

Dalam “Kebyar Dancer”, Srihadi menangkap esensi tarian Kebyar Bali yang intens, cepat, dan sarat energi. Penari dalam balutan kostum jingga diperkuat sentuhan hijau, turquoise, dan kuning menjadi pusat ledakan warna yang kontras dengan latar putih bersih. Ruang kosong ini bukan sekadar latar, tetapi strategi visual yang mempertegas gerak, ritme, dan fokus spiritual sang penari. Komposisi minimalis namun meledak secara emosional ini menjadi contoh nyata upaya Srihadi dalam mencari kejernihan batin melalui disiplin artistik.

Dengan kehadirannya di Global Auction 2025, Kebyar Dancer kembali menegaskan status Srihadi sebagai maestro yang mampu menyatukan budaya, energi, dan meditasi visual dalam satu tarikan napas artistik yang tak terlupakan.

(Sumber gambar: global.auction)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.