Seni tidak selalu
lahir dari galeri sunyi. Kadang, ia muncul di ruang publik, di tengah peristiwa
besar, dan langsung menyedot perhatian banyak orang. Hal itulah yang terjadi
ketika lukisan karya Susilo Bambang Yudhoyono dilelang dalam perayaan Tahun Baru
Imlek 2577 Kongzili di Djakarta Theater.
Lukisan berjudul Kuat
dan Energik Laksana Kuda Api ini menggambarkan seekor kuda biru yang
berlari dengan surai menyerupai api. Warna biru yang dominan memberi kesan
tenang, sementara api menghadirkan energi dan keberanian. Perpaduan ini membuat
lukisan terasa hidup dan penuh makna.
Proses lelang
berlangsung seru. Harga awal yang dibuka Rp 200 juta terus naik dengan cepat.
Beberapa tokoh ikut menawar, termasuk Deddy Corbuzier yang mengajukan penawaran
hingga Rp 1 miliar. Namun, persaingan paling ketat terjadi di akhir lelang,
hingga akhirnya lukisan tersebut terjual Rp 6,5 miliar kepada Low Tuck Kwong.
Peristiwa ini
menunjukkan bahwa lukisan bukan sekadar objek estetis. Ia menyimpan gagasan,
nilai, dan harapan. Ketika makna bertemu momen yang tepat, seni bisa memiliki
nilai yang sangat tinggi.
Semangat inilah
yang juga ingin dihadirkan dalam lelang karya lukisan MGMP Seni Budaya Kota
Semarang. Yuk, dukung karya seni dan seniman lokal dengan mengikuti lelang
secara daring di rasanyalelangkarya.com yang berlangsung hingga 31 Maret
2026.