Dalam pameran kolektif “Pulang Kampung: Jeda,
Memori, dan Ruang yang Menetap”, salah satu karya yang menarik perhatian adalah
lukisan berjudul “Smile” karya Arief Hadinata. Lukisan berukuran 100 x
100 cm ini dibuat menggunakan teknik mix media di atas kanvas pada tahun 2022.
Melalui karya ini, Arief mencoba menghadirkan sesuatu yang sederhana namun
sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia: senyum ramah.
Bagi banyak orang, pulang ke rumah atau pulang
kampung selalu identik dengan suasana hangat. Salah satu hal yang paling mudah
dikenali adalah sambutan senyum dari keluarga, tetangga, atau bahkan orang yang
baru ditemui. Sikap ramah seperti ini menjadi bagian dari kebiasaan sosial yang
sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam lukisan “Smile”, Arief
menampilkan figur manusia yang seolah mengabadikan momen senyuman tersebut. Di
dalam karya ini juga tersebar huruf-huruf S, M, I, L, dan E yang memperkuat
pesan tentang pentingnya senyum sebagai bahasa universal. Huruf-huruf itu tidak
hanya menjadi elemen visual, tetapi juga berfungsi sebagai sugesti agar senyum
yang ditampilkan dalam karya dapat menular kepada siapa saja yang melihatnya.
Melalui karya ini, Arief Hadinata mengingatkan
bahwa hal kecil seperti senyuman dapat menciptakan rasa hangat dan kedekatan, perasaan
yang sering kita rasakan ketika pulang ke rumah.