Luksian Bertajuk Looking For My Friend karya Matthew Stone di Lelang di Sothebys Hongkong

Senin, 05 Januari 2026 22:59:12
Luksian Bertajuk Looking For My Friend karya Matthew Stone di Lelang di Sothebys Hongkong

Karya Looking For My Friend (2016) buatan Matthew Stone menghadirkan potret kegelisahan manusia modern di tengah budaya digital yang serba cepat dan visual. Seniman asal Inggris kelahiran 1982 ini dikenal luas lewat eksplorasinya terhadap tubuh, teknologi, dan citra digital—dan karya ini menjadi contoh kuat dari praktik artistiknya yang khas.

Menggunakan medium digital print dan akrilik di atas linen, Stone mengaburkan batas antara lukisan konvensional dan estetika layar gawai. Figur manusia dalam karya ini tampak terfragmentasi, seolah muncul dari hasil sentuhan layar sentuh atau hasil guliran media sosial. Judul Looking For My Friend sendiri terasa personal, tetapi juga universal: pencarian akan relasi, kedekatan, dan identitas di dunia yang makin terdigitalisasi.

Alih-alih menghadirkan sosok secara utuh, Stone memilih pendekatan visual yang cair dan ambigu. Tubuh manusia tidak lagi menjadi subjek yang stabil, melainkan objek yang terus berubah—dipengaruhi teknologi, algoritma, dan cara kita mengonsumsi gambar setiap hari. Lapisan akrilik yang menyatu dengan cetak digital menciptakan kesan sensual sekaligus artifisial, mempertegas ketegangan antara fisik dan virtual.

Karya ini pernah dipamerkan melalui The Hole, New York, sebuah galeri yang dikenal mendukung praktik seni kontemporer eksperimental, sebelum akhirnya dilelang di Sotheby’s Hong Kong pada Maret 2023. Dengan estimasi 30.000–50.000 HKD (64.231.800 - 107.053.000 rupiah), Looking For My Friend menunjukkan bagaimana karya seni berbasis digital kini semakin mendapat tempat di pasar seni global.

 

(Sumber gambar: sothebys.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.