Mahakarya Rp 524 Miliar: Keperkasaan Badminton Cabinet di Sotheby’s

Sabtu, 06 Desember 2025 13:09:20
Mahakarya Rp 524 Miliar: Keperkasaan Badminton Cabinet di Sotheby’s


Siapa sangka sebuah lemari bisa menjadi bintang panggung lelang internasional? “Badminton Cabinet”, sebuah mahakarya furnitur dari abad ke-18, bukan sekadar tempat menyimpan barang, melainkan simbol prestise, kekuasaan, dan obsesi seorang bangsawan Inggris terhadap keindahan. Lemari ini dipesan pada tahun 1726 oleh Henry Somerset, Duke of Beaufort, kepada para pengrajin Florentine yang mahir dalam teknik pietra dura, seni merangkai batu semi mulia menjadi gambar yang menyerupai lukisan.

Proses pembuatannya berlangsung selama enam tahun. Setiap panel dipenuhi lapis lazuli, jasper, agate, quartz, dan batu berharga lainnya, disusun dengan presisi hampir surgawi. Hasilnya adalah lemari monumental yang tak hanya indah, tetapi juga mencerminkan tingkat kerajinan yang hampir mustahil dicapai pada masa itu. Setelah selesai, lemari ini ditempatkan di Badminton House, salah satu kediaman Somerset, dan berdiam di sana selama 25 tahun sebagai simbol kemewahan keluarga Beaufort.

Berabad-abad kemudian, dunia kembali menoleh ketika lemari ini dilelang oleh Sotheby’s Singapore. Dengan nilai sejarah luar biasa, teknik pengerjaan langka, serta material yang mewah, Badminton Cabinet terjual dengan harga fantastis, USD 36.662.106  atau setara dengan sekitar IDR 524,83 miliar. Angka yang menegaskan statusnya sebagai salah satu furnitur termahal yang pernah terjual di dunia.

Lebih dari sekadar barang antik, Badminton Cabinet adalah bukti bagaimana seni, status sosial, dan ambisi pribadi dapat melebur menjadi satu karya yang menantang waktu dan tetap menjadi legenda dalam sejarah koleksi seni. 


(Sumber gambar: liechtensteincollections.at)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.