Maulida Zahra, Duta Bahasa Jawa Tengah yang Menghidupkan Kembali Semangat Literasi Daerah

Sabtu, 29 November 2025 08:13:19
Maulida Zahra, Duta Bahasa Jawa Tengah yang Menghidupkan Kembali Semangat Literasi Daerah

Semarang, (29/11/2025) — Sosok Maulida Zahra mencuri perhatian publik setelah dinobatkan sebagai Duta Bahasa Jawa Tengah 2025. Dengan pembawaan yang ramah, tetapi berwibawa, Maulida hadir sebagai representasi generasi muda yang memiliki kepedulian kuat terhadap bahasa dan budaya daerah.

Terpilihnya Maulida melalui proses seleksi yang ketat menjadikannya figur baru yang diharapkan mampu mendorong literasi kebahasaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Dalam berbagai kegiatan, ia menegaskan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, melainkan identitas yang harus dijaga keberlanjutannya dari generasi ke generasi.

Ketertarikan Maulida terhadap dunia bahasa dan sastra sudah terlihat sejak bangku sekolah. Ia aktif dalam kegiatan menulis, membaca puisi, serta komunitas literasi yang membentuk kepekaannya pada perkembangan bahasa daerah, terutama bahasa Jawa. Ketekunan tersebut menjadi bekal kuat yang mengantarkannya menuju posisi duta.

Sebagai Duta Bahasa, Maulida membawa visi besar untuk mendekatkan bahasa daerah kepada anak muda melalui cara-cara yang kreatif dan relevan. Ia menilai bahwa penurunan penggunaan bahasa daerah bukan semata-mata karena rendahnya minat, tetapi minimnya ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menikmatinya dalam bentuk yang modern.

Dalam beberapa kesempatan, ia menggagas rencana program literasi, seperti lokakarya bahasa, kampanye digital, hingga kegiatan seni yang berkolaborasi dengan komunitas muda. Menurutnya, pelestarian bahasa perlu dilakukan dengan pendekatan yang ringan, tetapi berdampak agar masyarakat merasa bahasa adalah bagian hidup yang menyenangkan.

Meski menyandang gelar bergengsi, Maulida tetap tampil sederhana dan aktif turun ke masyarakat. Ia sering mengisi kegiatan edukasi, mengajarkan aksara Jawa kepada anak-anak, serta membagikan tulisan reflektif tentang budaya lokal melalui media sosialnya. Aktivitas kecil itu ia anggap sebagai langkah nyata menjaga bahasa tetap hidup.

Dengan semangat yang ia bawa, Maulida berharap dapat menjadi jembatan antara tradisi dan generasi muda. Ia percaya bahwa selama bahasa daerah terus digunakan dalam ruang-ruang kreatif, budaya akan tetap tumbuh dan berkembang seiring perubahan zaman.

Author
Written by
Ning Imas Ati Z.

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.