Suasana senja di tepi pantai menjadi gambaran
utama dalam karya digital berjudul Tenang. Karya berukuran 60 x 60 cm
ini dibuat oleh Fiesta Pasha dan dipamerkan dalam pameran tunggalnya yang
bertajuk Kedamaian yang Luruh. Melalui karya ini, seniman mencoba menggambarkan
perjalanan batin seseorang yang akhirnya menemukan ketenangan.
Lukisan tersebut menampilkan siluet seorang
perempuan yang berdiri di tepi pantai saat matahari mulai terbenam. Ia
menghadap ke arah laut yang luas, ditemani langit senja yang hangat dan
menenangkan. Warna-warna lembut pada langit menciptakan suasana hening, seolah
waktu berjalan lebih lambat.
Menariknya, tubuh perempuan dalam karya ini
dibuat sedikit kabur atau tidak terlalu tajam. Efek tersebut bukan tanpa
alasan. Seniman ingin menunjukkan bahwa sosok perempuan itu tidak lagi menjadi
pusat kegelisahan, melainkan telah menyatu dengan alam di sekitarnya. Laut,
langit, dan cahaya senja justru menjadi elemen utama yang memperkuat suasana
damai.
Arah pandang perempuan yang menghadap ke kanan
juga memiliki makna tersendiri. Dalam banyak simbol visual, arah kanan sering
dimaknai sebagai langkah menuju masa depan. Hal ini menggambarkan seseorang
yang telah melalui berbagai perjalanan hidup dan kini siap melangkah dengan
hati yang lebih tenang.
Melalui karya Tenang, Fiesta Pasha
mengajak penonton merasakan momen sederhana ketika seseorang akhirnya belajar
menerima hidup dan menemukan kedamaian dalam dirinya sendiri.
(Sumber gambar: Katalog karya pameran
”Kedamaian yang Luruh”)