Monotype Langka Maurice Prendergast: Karya Bernilai Tinggi Siap Jadi Rebutan di Christie’s

Selasa, 20 Januari 2026 14:37:03
Monotype Langka Maurice Prendergast: Karya Bernilai Tinggi Siap Jadi Rebutan di Christie’s

Balai lelang Christie’s kembali menghadirkan karya bernilai tinggi yang mencuri perhatian kolektor seni dunia. Kali ini, sebuah monotype berjudul May Party karya Maurice Brazil Prendergast (1859–1924) menjadi sorotan utama. Karya yang dieksekusi sekitar tahun 1900–1902 ini ditaksir memiliki nilai fantastis, dengan estimasi harga mencapai USD 40.000 - 60.000 (IDR 670.620.000 - 1.005.930.000).

May Party merepresentasikan kekuatan khas Prendergast dalam menangkap suasana perayaan publik yang riuh namun puitis. Melalui teknik monotype berwarna yang diperkaya dengan tambahan grafit dan pensil warna, Prendergast menghadirkan komposisi figur-figur manusia dalam nuansa ringan, dekoratif, dan penuh ritme. Medium kertas tipis yang digunakan justru menegaskan kesan spontan dan eksperimental, ciri penting dari eksplorasi artistik Prendergast pada awal abad ke-20.

Nilai tinggi karya ini tidak hanya terletak pada kualitas visualnya, tetapi juga pada rekam jejak provenance yang kuat. Karya ini berasal langsung dari sang seniman, kemudian diwariskan dalam koleksi keluarga sebelum berpindah ke Adelson Galleries, New York, dan akhirnya dimiliki kolektor saat ini sejak 2002. Catatan literatur resmi dalam katalog Clark, Mathews & Owens semakin memperkokoh legitimasi dan nilai akademiknya.

Fakta menarik lainnya, May Party dibingkai menggunakan bingkai buatan Charles Prendergast, saudara sang seniman, yang juga dikenal sebagai perajin bingkai dan seniman. Detail ini menambah lapisan historis dan emosional yang jarang ditemukan pada karya lelang sekelasnya.

Dengan estimasi harga tinggi dan latar sejarah yang solid, May Party menjadi contoh bagaimana karya seni bukan sekadar objek visual, melainkan aset budaya dan investasi prestisius di panggung lelang Christie’s.

(Sumber gambar: onlineonly.christies.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.