Monotype Langka Maurice Prendergast Siap Dilelang di Christie’s, Jejak Klasik Impresionisme Amerika

Sabtu, 24 Januari 2026 20:27:00
Monotype Langka Maurice Prendergast Siap Dilelang di Christie’s, Jejak Klasik Impresionisme Amerika

Balai lelang Christie’s kembali menghadirkan karya penting dalam sejarah seni Amerika. Kali ini, sebuah monotype langka karya Maurice Brazil Prendergast berjudul After School siap dilepas ke pasar dengan estimasi harga USD 20.000–30.000 (IDR 334.060.000 - 501.090.000). Karya yang dieksekusi sekitar 1895–1897 ini bukan sekadar objek lelang, melainkan fragmen penting dari perjalanan awal modernisme Amerika.

After School dibuat dengan teknik monotype berwarna, diperkaya sentuhan grafit di atas kertas tipis. Teknik ini memungkinkan ekspresi spontan dan nuansa lembut yang menjadi ciri khas Prendergast. Dalam karya ini, ia menangkap suasana keseharian anak-anak sepulang sekolah—tema sederhana yang diolah dengan ritme warna dan komposisi dekoratif ala impresionisme.

Menariknya, karya yang dilelang merupakan first pull from the plate, atau cetakan pertama dari plat monotype. Status ini membuatnya semakin bernilai karena hasil cetakan pertama umumnya memiliki kualitas visual paling kuat. Cetakan kedua dari plat yang sama terakhir tercatat muncul di Sotheby’s New York pada 2013, menegaskan kelangkaan karya ini di pasar seni global.

Riwayat kepemilikan After School juga menambah daya tariknya. Karya ini pernah berada di tangan Charles Prendergast, adik sang seniman, sebelum berpindah ke kolektor ternama dan galeri bergengsi seperti Kraushaar Galleries. Tak hanya itu, karya ini juga tercatat pernah dipamerkan di institusi penting seperti Corcoran Gallery of Art dan Addison Gallery of American Art.

Melalui lelang ini, Christie’s tak sekadar menawarkan karya seni, tetapi juga membuka kembali percakapan tentang peran Maurice Prendergast dalam membentuk identitas seni Amerika modern. Bagi kolektor, After School adalah peluang memiliki karya historis dengan nilai artistik dan narasi panjang yang terus hidup lintas generasi.

(Sumber gambar: onlineonly.christies.com) 

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.