Balai lelang
Christie’s kembali menyorot satu karya penting dari lanskap seni Amerika awal
abad ke-20. Girl with Drum karya Maurice Brazil Prendergast (1859–1924)
ditawarkan dengan estimasi USD 25.000–35.000 (IDR 419.137.500 - 586.792.500),
menghadirkan kembali nama pelukis yang kerap diposisikan sebagai jembatan
antara Impresionisme Eropa dan modernisme Amerika.
Dikerjakan
sekitar 1895, karya ini berupa monotype berwarna dengan tambahan goresan grafit
di atas kertas tipis. Medium monotype yang hanya menghasilkan satu cetakan
unik, menjadikan karya ini berbeda dari praktik grafis yang lebih umum. Dalam Girl
with Drum, Prendergast menampilkan figur anak perempuan dengan pendekatan
yang spontan dan dekoratif, ciri khas periode awal kariernya ketika ia banyak
bereksperimen dengan warna dan ritme visual.
Riwayat
kepemilikan karya ini juga memperkuat nilainya. Pernah berada dalam koleksi
pribadi, karya ini melewati Hirschl & Adler Galleries di New York pada
1965, kemudian kembali berpindah tangan sebelum tampil di Sotheby’s New York
pada 2015. Lebih dari itu, Girl with Drum tercatat dalam literatur
penting Clark, Mathews & Owens (nomor katalog 1599) dan pernah dipamerkan
di The Metropolitan Museum of Art dalam pameran Seurat’s Circus Slideshow
pada 2017. Catatan institusional ini memberi legitimasi historis sekaligus
akademis.
Bagi pasar
lelang, kemunculan karya Prendergast di Christie’s bukan sekadar transaksi jual
beli, melainkan penegasan ulang posisi seniman ini dalam sejarah seni Amerika.
Estimasi harga yang relatif terjangkau untuk karya museum-grade membuka peluang
bagi kolektor yang ingin memiliki karya langka dengan jejak pameran dan
provenans yang solid. Christie’s, melalui lelang ini, kembali menunjukkan
perannya sebagai panggung utama bagi karya-karya bersejarah yang terus relevan
di pasar seni global.
(Sumber gambar:
onlineonly.christies.com)