Meninjau laman
sothebys.com, terdapat karya seni instalasi yang kuat dan penuh makna, "Heart
of Prometheus" oleh seniman Amerika Matthew Day Jackson (lahir 1974).
Karya seni tersebut siap menarik perhatian kolektor di balai lelang Sotheby's.
Patung unik ini bukan sekadar objek, melainkan perpaduan antara sejarah balap,
mitologi klasik, dan komentar tentang teknologi serta batas-batas kemampuan
manusia.
Dibuat pada tahun
2009, "Heart of Prometheus" adalah mesin balap Chrysler Hemi Drag
tahun 1957 yang dipesan khusus dari legenda drag racing, "Big
Daddy" Don Garlits. Mesin ini merupakan replika tampilan dari mesin yang
digunakan dalam dragster ikoniknya, Swamp Rat VI, kendaraan pertama yang
memecahkan batas 200 mph dalam seperempat mil pada tahun 1964. Jackson
menggunakan material baja, pelat emas, dan plakat kuningan untuk menyajikan
inti kekuatan ini di atas alas logam yang kokoh.
Judul karya, "Heart
of Prometheus", merujuk pada Titan Yunani yang mencuri api dari para dewa
untuk diberikan kepada umat manusia, sebuah tindakan keangkuhan (hubris) yang
berujung pada penderitaan. Jackson melihat kesamaan dalam upaya Garlits
mencapai kecepatan "superhuman", sebuah api teknologi yang biasanya
dikontrol oleh institusi besar, namun berhasil direbut oleh seorang warga sipil
melalui kejeniusan pribadinya. Patung ini merayakan kekuatan dan pengorbanan
yang melekat pada pencarian batas tersebut—Garlits sendiri mengalami cedera parah
dalam pengejarannya.
Patung ini
memiliki dimensi yang monumental (sculpture: 91.4 x 114.3 x 68.6 cm),
dan telah dipamerkan di institusi terkemuka seperti MIT List Visual Arts Center
dan Ballroom Marfa. Karya yang sarat narasi ini diperkirakan akan terjual
dengan estimasi antara $8,000 hingga $12,000 USD (133.000.000 – 199.000.000
rupiah), menjadikannya investasi seni yang signifikan bagi kolektor yang
menghargai narasi sejarah dan teknologi dalam seni kontemporer. Jangan lewatkan
kesempatan untuk memiliki karya Matthew Day Jackson ini di Sotheby's.
(Sumber gambar: sothebys.com)