Salah satu karya
yang mencuri perhatian dalam agenda lelang seni terbaru adalah Perahu Jukung
(1975), lukisan Affandi yang menghadirkan suasana pesisir dengan energi khas
sang maestro. Dalam komposisinya, Affandi menggambarkan perahu jukung yang
bersandar di tepian pantai, para nelayan yang sibuk menata hasil tangkapan,
serta pemandangan laut luas yang hidup oleh goresan ekspresifnya. Ombak yang
bergulung dan warna-warna yang meledak seakan membuat penonton merasakan angin
pantai yang lembut maupun dinamika kehidupan maritim Nusantara.
Tidak
mengherankan jika karya, seperti ini terus diburu oleh investor dan pecinta
seni rupa. “Lukisan Maestro Modern Art masih sangat diburu karena kelangkaan
dan keindahannya. Penggemar lukisan semakin banyak, sementara jumlah karya
Maestro yang beredar di pasar semakin sedikit. Ini momen yang sangat baik untuk
mendapatkan karya bernilai investasi tinggi,” ujar Kevin, Manager Marketing
Masterpiece Auction, dalam sebuah keterangan pada 2021.
Sejak berdiri
pada 2003, Masterpiece Auction House konsisten mempertemukan kolektor
mancanegara dengan karya seni terbaik dan terautentik di Jakarta, Singapura,
dan Malaysia. Dengan kurasi ketat dan reputasi yang kuat, rumah lelang ini
menjadi rujukan utama bagi para kolektor yang mencari mahakarya langka, seperti
Affandi.
Kini, mengikuti
Masterpiece Online Auction pun semakin mudah. Kolektor cukup mengakses laman
resmi rumah lelang tersebut dan menikmati pengalaman berburu karya seni
berkualitas dengan lebih praktis dan transparan.
(Sumber gambar: liputan6.com)