Perjalanan Menuju Tenang dalam Pameran “Kedamaian yang Luruh”

Jumat, 13 Maret 2026 09:57:57

Pameran Kedamaian yang Luruh menjadi penutup perjalanan visual yang penuh makna. Melalui rangkaian karya digitalnya, Fiesta Pasha menghadirkan cerita tentang proses batin seorang perempuan yang berusaha menemukan ketenangan setelah melewati berbagai luka dan tekanan emosional.

Konsep pameran ini berangkat dari gagasan bahwa kedamaian tidak datang secara tiba-tiba. Ia hadir melalui proses panjang, ketika seseorang berani menghadapi masa lalu dan belajar menerima dirinya sendiri. Kata “luruh” dalam judul pameran menggambarkan proses itu. Seperti daun yang jatuh atau hujan yang turun perlahan, beban batin digambarkan mereda sedikit demi sedikit.

Rangkaian karya dalam pameran ini disusun seperti perjalanan. Pada awalnya, sosok perempuan terlihat berada di ruang yang sempit dan gelap. Namun perlahan ia melangkah menuju ruang yang lebih terang. Cahaya dalam setiap karya menjadi penanda perubahan suasana hati, dari kegelisahan menuju ketenangan.

Latar alam seperti taman, jalan setapak, langit luas, hingga pantai saat senja dipilih untuk menggambarkan ruang batin yang semakin lapang. Sosok perempuan juga sering digambarkan sebagai siluet atau tampak kabur, agar tidak merujuk pada satu individu saja, tetapi pada pengalaman banyak orang.

Sebagai penutup, pameran ini mengingatkan bahwa kedamaian bukan berarti hidup tanpa luka. Kedamaian adalah kemampuan untuk tetap berdiri tenang setelah melewati perjalanan panjang kehidupan.

(Sumber gambar: Doc. Liputan PT Rasa Kreasi Karya)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.