Persaudaraan Burung-Burung: Ketika Kanvas Muda Bicara tentang Kebersamaan

Rabu, 25 Februari 2026 15:04:26

Sebuah karya seni tak selalu lahir dari tangan seniman besar. Kadang, justru suara paling jujur muncul dari generasi muda yang berkarya dengan hati. Hal itu terasa kuat dalam lukisan berjudul Persaudaraan Burung-Burung karya Neila Alisha Fiorenza, siswi kelas 9 SMP Negeri 28 Semarang, yang kini dilelang melalui balai lelang rasanyalelangkarya.com.

Dilukis menggunakan media akrilik di atas kanvas berukuran 40 x 55 cm, karya ini menampilkan sekumpulan burung yang bercengkrama di angkasa. Mereka menatap dunia di bawah sana sambil terus berjuang mempertahankan hidup dan komunitasnya. Burung-burung itu seakan menjadi simbol persaudaraan, kebersamaan, dan ketahanan, nilai-nilai sederhana namun relevan dengan kehidupan manusia hari ini.

Neila bukan sekadar pelajar yang gemar menggambar. Ia aktif berorganisasi di OSIS dan Pramuka, serta pernah mengikuti lomba poster digital bertema anti korupsi pada tahun 2024. Pengalaman tersebut membentuk kepekaan sosial yang kemudian tercermin dalam karyanya. Melalui Persaudaraan Burung-Burung, Neila mengajak kita melihat dunia dari sudut pandang yang lebih hangat: bahwa bertahan hidup bukan hanya soal diri sendiri, tetapi juga tentang komunitas.

Lukisan ini tentu cocok bagi siapa pun yang ingin menghadirkan makna di ruang pribadinya, baik di rumah, ruang kerja, maupun ruang belajar. Memiliki karya ini bukan hanya soal mengoleksi lukisan, tetapi juga tentang mendukung langkah awal seniman muda Indonesia agar terus berkarya. Barangkali, di antara sapuan warna dan gerak burung-burung itu, ada cerita yang ingin tumbuh bersama Anda.

(Sumber gambar: rasanyalelangkarya.com)
Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.