Sotheby’s Hong
Kong kembali jadi panggung bagi karya seni bersejarah yang bikin kolektor
terpukau. Kali ini, sebuah pot bunga besar berwarna biru-putih bergambar “seratus
rusa” dari Dinasti Ming, periode Wanli, mencuri perhatian dalam lelang
bergengsi pada 25 Mei 2022. Objek keramik tiga dimensi ini bukan sekadar
dekorasi, ia adalah artefak budaya dengan narasi panjang tentang kekuasaan,
kemakmuran, dan simbolisme Tiongkok klasik.
Vas berdiameter
43 cm dan tinggi 34,5 cm ini menampilkan lanskap dinamis dengan puluhan rusa
yang digambar hidup, mengelilingi permukaan tubuhnya. Dalam tradisi Tiongkok,
rusa (lu) diasosiasikan dengan keberuntungan dan kemakmuran, permainan
bunyi yang merujuk pada ‘gaji’ atau ‘rezeki.’ Tak heran, motif “seratus rusa”
menjadi simbol harapan akan kemakmuran berlipat, sangat digemari pada masa
pemerintahan Kaisar Wanli (1573–1620).
Nilai historisnya
kian kuat karena adanya pembanding institusional: sebuah toples serupa
tersimpan dalam koleksi Musée Guimet, Paris, dan telah didokumentasikan dalam
katalog penting karya Alexandre Hougron, La Céramique Chinoise Ancienne
(2015). Rujukan akademik ini menegaskan kualitas artistik sekaligus kelangkaan
tipe karya tersebut.
Di Sotheby’s Hong
Kong, lot bernomor 457 ini diperkirakan akan terjual di kisaran 100.000–150.000
HKD (IDR 214.677.000 - 322.015.500), angka yang terdengar fantastis untuk
sebuah pot bunga, namun sepenuhnya masuk akal bagi kolektor keramik Ming kelas
atas. Lelang ini membuktikan satu hal: karya tiga dimensi dari masa lalu,
ketika dirawat dan didokumentasikan dengan baik, tetap punya daya pikat dan
nilai investasi yang tak lekang oleh waktu.
(Sumber gambar: sothebys.com)