Pesona Tragis di Balik Kanvas: La Chèvre Bernard Buffet Tembus Lelang Bergengsi

Senin, 29 Desember 2025 10:57:11
Pesona Tragis di Balik Kanvas: La Chèvre Bernard Buffet Tembus Lelang Bergengsi

Dunia seni kembali berdenyut kencang ketika sebuah karya ikonik Bernard Buffet, berjudul La Chèvre (1952), tampil di balai lelang bergengsi dengan estimasi mencapai 150.000–200.000 Euro (2.920.590.000 - 3.894.120.000,00 rupiah). Kanvas besar berukuran 148,7 x 196,6 cm ini bukan sekadar lukisan, ia adalah potret ekspresif dari seekor kambing yang digarap dengan gaya khas Buffet: garis-garis tegas, palet muram, dan atmosfer eksistensial yang menjadi ciri sang maestro pascaperang.

Karya ini memiliki riwayat kepemilikan yang mengesankan. Dari Galerie Drouant-David di Paris, berpindah ke kolektor terkenal Jacques Spreiregen di Monaco, sebelum akhirnya bergulir ke koleksi pribadi dan dilelang melalui Christie’s London pada 1999, hingga akhirnya diperoleh pemilik saat ini. Provenansi yang berlapis seperti ini menjadi magnet kuat dalam dunia koleksi seni, menambah bobot historis dan nilai estetik.

Keaslian lukisan dikonfirmasi oleh Galerie Maurice Garnier, otoritas utama karya Buffet. Fakta ini semakin mengokohkan posisinya sebagai salah satu karya penting dalam fase awal karier sang pelukis, saat ia tengah mencapai puncak reputasi internasional.

Kehadiran La Chèvre di lelang bukan sekadar penjualan karya, ini adalah momentum penghormatan terhadap estetik melankolis Buffet, yang menggambarkan realitas keras pascaperang Eropa melalui objek sederhana namun penuh kegetiran. Dalam atmosfer pasar seni yang kian kompetitif, tidak mengherankan jika karya monumental ini diperebutkan para kolektor dengan angka fantastis.

Setiap sapuan kuasnya seolah berbisik: seni besar bukan hanya soal indah, tetapi tentang luka, memori, dan keberanian untuk menatap dunia yang rumit, bahkan melalui mata seekor kambing.

(Sumber gambar: sothebys.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.