Recourse to Death: Goresan Gelap tentang Hidup dan Kematian dari Seniman Muda Semarang

Sabtu, 28 Februari 2026 14:12:32

Karya berjudul Recourse to Death menjadi bukti bahwa perenungan mendalam tentang hidup dan kematian tidak mengenal usia. Karya gambar pena di atas kertas ini diciptakan oleh Lyla Rizky Amanda, pelajar asal Semarang, dengan ukuran 60 × 42 cm dan ditawarkan dengan harga Rp699.000 dalam program lelang di rasanyalelangkarya.com.

Recourse to Death terinspirasi dari ilustrasi karya Bernie Wrightson yang mengutip pemikiran Mary Shelley dalam novel Frankenstein (1818): “Untuk memahami sebab kehidupan, manusia harus terlebih dahulu berhadapan dengan kematian.” Kutipan ini menjadi landasan visual sekaligus konseptual dalam karya Lyla. Melalui goresan pena yang gelap dan intens, ia menghadirkan suasana muram yang sarat refleksi, mengajak penikmatnya menatap batas tipis antara hidup dan mati.

Gaya visual semi-realis yang diusung Lyla memperlihatkan ketertarikannya pada detail dan eksplorasi bentuk. Meski masih berstatus pelajar di SMP Negeri 37 Semarang, kedalaman gagasan yang ditawarkan menunjukkan keberanian intelektual dan kepekaan artistik yang patut diapresiasi. Karya ini tidak hanya menampilkan keterampilan teknis, tetapi juga kegelisahan eksistensial yang jarang diangkat oleh seniman seusianya.

Sebagai karya yang lahir dari dialog antara sastra klasik dan interpretasi visual kontemporer, Recourse to Death memiliki nilai lebih bagi kolektor maupun penikmat seni. Jika kamu mencari karya yang sederhana secara medium namun kuat secara makna, mungkin gambar ini layak mendapat ruang di dindingmu. Mengikutinya dalam lelang bukan hanya soal memiliki karya seni, tetapi juga mendukung tumbuhnya seniman muda dengan gagasan yang berani dan jujur.

(Sumber gambar: rasanyalelangkarya.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.