Rekor Pecah di New York: Potret Elisabeth Lederer Jadi Primadona Lelang Sotheby’s

Kamis, 18 Desember 2025 13:50:46
Rekor Pecah di New York: Potret Elisabeth Lederer Jadi Primadona Lelang Sotheby’s

Dunia seni kembali dibuat tercengang lewat penjualan spektakuler karya Gustav Klimt yang menorehkan rekor baru. Lukisan bertajuk Portrait of Elisabeth Lederer itu laku dengan harga fantastis: $236,4 juta (£179,7 juta; A$364 juta) setara dengan 3,7 triliun rupiah. Nilai tersebut menjadikannya karya seni modern termahal yang pernah terjual di pelelangan, sekaligus karya seni termahal kedua sepanjang sejarah. Lelang bersejarah ini berlangsung di Sotheby’s New York, rumah lelang bergengsi yang kerap menjadi arena pertarungan kolektor kelas dunia.

Dilukis antara tahun 1914–1916, potret setinggi hampir dua meter ini menampilkan Elisabeth Lederer, seorang pewaris muda dan putri dari salah satu pelindung utama Klimt. Ia digambarkan anggun dalam balutan jubah Cina, sebuah ciri visual yang menunjukkan ketertarikan Klimt pada budaya Asia Timur pada masa itu.

Malam lelang berlangsung dramatis. Enam penawar saling adu tawaran selama 20 menit, menaikkan angka hingga mencapai harga yang memecahkan rekor. Meski begitu, Sotheby’s tetap merahasiakan identitas kolektor yang berhasil membawanya pulang.

Perjalanan karya ini penuh lika-liku. Pada era Nazi, lukisan tersebut dijarah dan hampir musnah dalam kebakaran. Baru pada 1948, potret ini kembali ke tangan keluarga Lederer, melalui Erich Lederer, yang juga sering menjadi model bagi Egon Schiele. Erich menyimpannya hingga 1983 sebelum akhirnya dijual.

Pada 1985, Portrait of Elisabeth Lederer masuk ke koleksi pribadi Leonard A. Lauder, pewaris Estée Lauder. Ia memamerkannya di kediamannya di Fifth Avenue, namun sesekali meminjamkannya ke galeri. Menurut Emily Braun, penasihat seni Lauder, lukisan ini adalah “permata” koleksinya yang kini juga permata di dunia lelang.

 

(Sumber gambar: theguardian.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.