Dalam laman sothebys.com,
dunia seni kembali dibuat gempar dengan kemunculan sebuah mahakarya langka
karya Rembrandt Harmensz. van Rijn di balai lelang Sotheby’s. Lukisan berjudul Saint
John on Patmos ini diperkirakan terjual dengan harga fantastis, mencapai 5
hingga 7 juta GBP (111.406.500.000 - 155.969.100.000 rupiah), angka yang
menegaskan betapa kuatnya magnet karya sang maestro Barok Belanda.
Lukisan minyak di
atas kanvas ini menggambarkan Santo Yohanes setengah badan, dengan tangan
terlipat di atas sebuah kitab, dikelilingi elemen simbolis, seperti pohon palem
dan seekor elang, lambang tradisional sang santo. Menariknya, wajah Santo
Yohanes disebut-sebut didasarkan pada fitur Titus van Rijn, putra Rembrandt
sendiri, sebuah detail personal yang membuat karya ini semakin emosional dan
unik.
Lebih dari
sekadar potret religius, nilai tinggi karya ini juga dipengaruhi oleh riwayat
kepemilikannya yang panjang dan prestisius. Lukisan ini telah melalui tangan
kolektor penting sejak abad ke-18, dari Gerard Hoet di Den Haag hingga keluarga
bangsawan Thyssen, sebelum akhirnya berada di bawah naungan Budapester
Foundation. Jejak sejarahnya yang kaya menjadikannya bukan hanya objek seni,
tetapi juga arsip perjalanan budaya Eropa.
Karya ini pernah
dipamerkan pada 1923 di Gemeentemuseum, Den Haag, dan sejak itu terus
diidentifikasi sebagai salah satu karya Rembrandt yang memiliki aura spiritual
kuat. Kini, kemunculannya di Sotheby’s menjadi momen langka bagi para kolektor
global untuk memperebutkan salah satu mahakarya paling monumental dari sang
maestro.
(Sumber gambar: sothebys.com)