Sebuah karya di atas kertas dari maestro
modernisme Prancis, André Masson (1896–1987), kembali menghidupkan pesona
Pegunungan Sainte-Victoire di balai lelang Sotheby’s. Berjudul Paysage
Sainte Victoire (Rochers et forêt), karya pastel ini ditaksir dengan
estimasi 4.000–6.000 euro, menawarkan kombinasi menarik antara nilai historis,
kualitas artistik, dan aksesibilitas pasar.
Dibuat pada tahun 1947, karya ini lahir dalam
konteks Eropa pasca-Perang Dunia II, periode reflektif yang penting dalam
perjalanan Masson. Dikenal sebagai tokoh sentral surealisme, Masson pada masa
ini banyak mengeksplorasi kembali alam sebagai ruang ekspresi batin. Dalam
komposisi ini, bebatuan dan hutan Sainte-Victoire tidak ditampilkan secara
realistis semata, melainkan melalui goresan pastel yang dinamis dan gestural,
seolah lanskap menjadi perpanjangan dari emosi dan ingatan.
Gunung Sainte-Victoire sendiri merupakan
subjek ikonik dalam sejarah seni Prancis, terutama sejak Paul Cézanne
menjadikannya simbol eksplorasi modernisme. Tafsir Masson hadir berbeda: lebih
liar, lebih ekspresif, dan sarat energi visual. Medium pastel di atas kertas
memberi kesan spontan, intim, dan personal, mencerminkan cara Masson merespons
alam secara langsung.
Nilai karya ini semakin kuat berkat
provenansinya. Lukisan ini berasal dari koleksi pribadi Prancis, sebelumnya
dimiliki oleh Diego Masson, putra sang seniman, sebelum berpindah tangan
melalui lelang pada 1989. Keasliannya pun telah dikonfirmasi langsung oleh
Comité Masson, memberikan jaminan penting bagi kolektor.
Kemunculan karya ini di Sotheby’s menegaskan
minat pasar terhadap karya-karya Masson di luar kanvas besar. Bagi kolektor, Paysage
Sainte Victoire bukan hanya lanskap, melainkan potongan sejarah seni modern
Prancis yang autentik, emosional, dan sarat makna.
(Sumber gambar: sothebys.com)