Sainte-Victoire Versi André Masson: Karya Pasca-Perang yang Tampil di Sotheby’s

Sabtu, 10 Januari 2026 13:04:08
Sainte-Victoire Versi André Masson: Karya Pasca-Perang yang Tampil di Sotheby’s

Sebuah karya di atas kertas dari maestro modernisme Prancis, André Masson (1896–1987), kembali menghidupkan pesona Pegunungan Sainte-Victoire di balai lelang Sotheby’s. Berjudul Paysage Sainte Victoire (Rochers et forêt), karya pastel ini ditaksir dengan estimasi 4.000–6.000 euro, menawarkan kombinasi menarik antara nilai historis, kualitas artistik, dan aksesibilitas pasar.

Dibuat pada tahun 1947, karya ini lahir dalam konteks Eropa pasca-Perang Dunia II, periode reflektif yang penting dalam perjalanan Masson. Dikenal sebagai tokoh sentral surealisme, Masson pada masa ini banyak mengeksplorasi kembali alam sebagai ruang ekspresi batin. Dalam komposisi ini, bebatuan dan hutan Sainte-Victoire tidak ditampilkan secara realistis semata, melainkan melalui goresan pastel yang dinamis dan gestural, seolah lanskap menjadi perpanjangan dari emosi dan ingatan.

Gunung Sainte-Victoire sendiri merupakan subjek ikonik dalam sejarah seni Prancis, terutama sejak Paul Cézanne menjadikannya simbol eksplorasi modernisme. Tafsir Masson hadir berbeda: lebih liar, lebih ekspresif, dan sarat energi visual. Medium pastel di atas kertas memberi kesan spontan, intim, dan personal, mencerminkan cara Masson merespons alam secara langsung.

Nilai karya ini semakin kuat berkat provenansinya. Lukisan ini berasal dari koleksi pribadi Prancis, sebelumnya dimiliki oleh Diego Masson, putra sang seniman, sebelum berpindah tangan melalui lelang pada 1989. Keasliannya pun telah dikonfirmasi langsung oleh Comité Masson, memberikan jaminan penting bagi kolektor.

Kemunculan karya ini di Sotheby’s menegaskan minat pasar terhadap karya-karya Masson di luar kanvas besar. Bagi kolektor, Paysage Sainte Victoire bukan hanya lanskap, melainkan potongan sejarah seni modern Prancis yang autentik, emosional, dan sarat makna.

(Sumber gambar: sothebys.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.