Semarang, 29 Maret 2026 — Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, mengunjungi solo exhibition “Unspoken” karya Airlangga Satryatama Wisnumurti di Tan Art Space, Semarang. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus apresiasi terhadap perkembangan seni rupa, khususnya karya seniman muda yang mengangkat isu-isu sosial.
Dalam kunjungannya, Samuel mengapresiasi karya-karya Airlangga yang dinilai tidak hanya kuat secara visual, tetapi juga sarat dengan isu sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Ia menilai setiap lukisan menghadirkan pesan mendalam yang mampu merefleksikan realitas sosial secara kritis.
“Karya-karya ini memiliki pesan yang sangat mendalam dan penuh dengan cerita. Tidak hanya soal ekspresi pribadi, tetapi juga berbicara tentang isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan kita,” ujar Samuel.
Menurutnya, kemampuan Airlangga dalam mengangkat isu sosial melalui pendekatan artistik menjadi nilai lebih yang membuat pameran “Unspoken” memiliki daya tarik tersendiri. Visual yang ditampilkan tidak sekadar estetis, tetapi juga mengandung refleksi kritis terhadap berbagai kondisi sosial yang terjadi di masyarakat saat ini.
Samuel juga menambahkan bahwa karya seni yang memiliki muatan sosial seperti ini berperan penting dalam membangun kesadaran publik. Seni, menurutnya, dapat menjadi medium komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan yang kompleks dengan cara yang lebih emosional dan mudah diterima.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap seniman muda yang mampu menghadirkan karya dengan kedalaman makna serta relevansi sosial. Ia berharap karya-karya seperti ini dapat terus berkembang dan mendapatkan ruang yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui apresiasi ini, diharapkan semakin banyak seniman yang terdorong untuk tidak hanya berkarya secara estetis, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai reflektif yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat luas.