Kota tidak hanya
hidup di siang hari. Dalam karya Semarang di Kala Senja, Annabel
Michelle Sandjojo menghadirkan wajah kota Semarang yang tenang, hangat, dan
penuh nostalgia. Dilukis menggunakan akrilik di atas kanvas, karya ini
menangkap momen ketika matahari perlahan turun, cahaya jingga menyentuh
bangunan, dan suasana kota terasa lebih pelan.
Bangunan bergaya
kolonial, jalan yang memanjang, serta siluet manusia yang bergerak pelan
menjadi elemen utama dalam lukisan ini. Annabel tidak sekadar menggambarkan
pemandangan, tetapi juga menghadirkan suasana batin—tentang pulang, kenangan,
dan waktu yang terus berjalan. Warna-warna hangat yang mendominasi memberi
kesan damai, seolah mengajak penikmatnya berjalan menyusuri kota lama di sore
hari.
Annabel Michelle
Sandjojo merupakan pelukis muda yang berasal dari PKBM Eagle School. Melalui
karya ini, ia menunjukkan kepekaan visual dan kemampuannya merangkai ruang,
cahaya, serta emosi dalam satu bidang kanvas.
Saat ini, Semarang
di Kala Senja dilelang melalui rasanyalelangkarya.com dengan harga
Rp2.500.000. Memiliki karya ini berarti menyimpan sepotong senja dan cerita
kota di ruang pribadi Anda. Sebuah pilihan yang bukan hanya mempercantik
dinding, tetapi juga menghadirkan suasana hangat setiap kali dipandang.