Semarang di Kala Senja: Nostalgia Kota Lama dalam Sapuan Akrilik

Kamis, 26 Februari 2026 12:28:55

Kota tidak hanya hidup di siang hari. Dalam karya Semarang di Kala Senja, Annabel Michelle Sandjojo menghadirkan wajah kota Semarang yang tenang, hangat, dan penuh nostalgia. Dilukis menggunakan akrilik di atas kanvas, karya ini menangkap momen ketika matahari perlahan turun, cahaya jingga menyentuh bangunan, dan suasana kota terasa lebih pelan.

Bangunan bergaya kolonial, jalan yang memanjang, serta siluet manusia yang bergerak pelan menjadi elemen utama dalam lukisan ini. Annabel tidak sekadar menggambarkan pemandangan, tetapi juga menghadirkan suasana batin—tentang pulang, kenangan, dan waktu yang terus berjalan. Warna-warna hangat yang mendominasi memberi kesan damai, seolah mengajak penikmatnya berjalan menyusuri kota lama di sore hari.

Annabel Michelle Sandjojo merupakan pelukis muda yang berasal dari PKBM Eagle School. Melalui karya ini, ia menunjukkan kepekaan visual dan kemampuannya merangkai ruang, cahaya, serta emosi dalam satu bidang kanvas.

Saat ini, Semarang di Kala Senja dilelang melalui rasanyalelangkarya.com dengan harga Rp2.500.000. Memiliki karya ini berarti menyimpan sepotong senja dan cerita kota di ruang pribadi Anda. Sebuah pilihan yang bukan hanya mempercantik dinding, tetapi juga menghadirkan suasana hangat setiap kali dipandang.

(Sumber gambar: rasanyalelangkarya.com)
Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.