Semarang, (22/11/2025) — Rangkaian acara SEMARAYA 2025 kembali berlanjut dengan menghadirkan seminar bertema “Langgam Wastra”, sebuah agenda yang menyoroti budaya wastra Nusantara serta perannya dalam era digital. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025 di Balai Kota Semarang, mulai pukul 10.00 hingga selesai.
Seminar ini menghadirkan dua pembicara dari lintas bidang. Pembicara pertama, Imaniar Yordan Christy dari Komite Sastra Dewan Kesenian Semarang akan membawakan materi berjudul “The Art of Wearing Culture”, yang menyoroti seni mengenakan wastra sebagai bagian dari identitas budaya. Sementara itu, pembicara kedua, Mbak Yu Berkebaya (Alilia Hidayanti), seorang influencer yang aktif mengampanyekan pelestarian budaya akan mengulas topik “Creating Digital Impact” terkait pemanfaatan media digital untuk memperkuat nilai tradisi.
Selain dua pembicara utama, seminar ini juga menghadirkan sesi sambutan khusus dari Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti yang tertera pada poster sebagai Wali Kota Semarang.
Peserta seminar akan mendapatkan berbagai manfaat, seperti sesi interaksi langsung dengan narasumber, pengetahuan mengenai batik dan konten kreatif, kegiatan workshop atau aktivitas tematik, kain batik, e-sertifikat, serta hidangan ringan. Acara ini juga memberikan akses masuk gratis ke area kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian SEMARAYA.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui pemindaian QR code pada poster atau melalui tautan yang disediakan panitia. Biaya registrasi ditetapkan sebesar Rp75.000.
Dengan mengangkat tema wastra sebagai warisan budaya yang relevan di era modern, SEMARAYA 2025 diharapkan mampu memperkuat apresiasi masyarakat terhadap nilai tradisi sekaligus mendorong kreativitas digital generasi muda.