“Three Stray Dogs” Karya Affandi, Potret Kehidupan yang Liar, Jujur, dan Penuh Makna

Senin, 08 Desember 2025 17:44:09
“Three Stray Dogs” Karya Affandi, Potret Kehidupan yang Liar, Jujur, dan Penuh Makna


Di antara deretan karya ekspresionis Affandi, “Three Stray Dogs” (1965) menjadi salah satu lukisan yang paling menyentuh sekaligus menggugah. Inspirasi karya ini muncul dari sebuah adegan sederhana, tetapi simbolik. Pak Jimin, sopir pribadi Affandi, memberi makan anjing-anjing liar di bawah pohon cendana di Bali. Momen tersebut bukan hanya sekadar pemandangan harian, tetapi refleksi kehidupan yang membuat sang maestro penasaran sekaligus tersentuh.

Anjing-anjing itu berebut makanan, saling berkelahi, bergerak agresif, dan menunjukkan insting bertahan hidup yang kasar. Bagi Affandi, adegan tersebut menyerupai perilaku manusia, persaingan yang tak jarang berakhir merugikan diri sendiri. Tema anjing liar pun sering muncul dalam karya-karya Affandi sebagai metafora tentang dinamika sosial.

Dalam karya ini, Affandi menggambarkan tiga anjing dengan warna kontras, yakni hitam, merah, dan putih yang membentuk tensi visual kuat di atas kanvas. Eksekusi spontan, sapuan kasar, dan teknik khas menggunakan tangan serta jemari membuat tiap gerakan terasa hidup. Emosi dan energi seolah meledak dari permukaan lukisan, memperlihatkan betapa intensnya proses kreatif sang pelukis.

Di sudut kiri atas, simbol ‘Matahari, Kaki, dan Tangan’ turut hadir, menjadi tanda kepuasan pribadi Affandi terhadap karyanya. Lebih dari lukisan tentang hewan, “Three Stray Dogs” adalah cermin kehidupan yang liar, keras, tetapi jujur apa adanya.


 (Sumber gambar: artopologi.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.