Triptych Ajaib dari Sherborne: Lelang Sotheby’s yang Mengguncang Pecinta Seni dengan Harga Fantastis

Rabu, 31 Desember 2025 13:52:20
Triptych Ajaib dari Sherborne: Lelang Sotheby’s yang Mengguncang Pecinta Seni dengan Harga Fantastis

Meninjau laman sothebys.com, pasar seni kembali bergetar ketika salah satu karya religius paling langka dari abad ke-15 muncul di panggung lelang Sotheby’s. Sebuah triptych monumental berjudul The Five Miracles of Christ, karya pelukis anonim yang dikenal sebagai Master of the Sherborne Almshouse Triptych, dilelang dengan kisaran estimasi fantastis: 2,5 hingga 3,5 juta GBP (55.495.000.000 - 77.693.000.000 rupiah). Angka tersebut setara puluhan miliar rupiah, menjadikannya salah satu karya bersejarah yang paling mahal dalam kategori seni primitif Eropa.

Triptych ini bukan sekadar lukisan. Ia adalah saksi hidup sejarah yang tercatat hadir di Almshouse Sherborne, Dorset, sejak sebelum masa Reformasi. Selama berabad-abad, karya ini disembunyikan, bahkan bagian luar panelnya dipulas dengan cat kayu palsu demi menyelamatkannya dari pelarangan ikonografi religius. Baru pada abad ke-19, lukisan kembali tampil dan menghiasi beberapa ruangan penting, mulai dari Board Room hingga Chapel.

Karya ini menampilkan lima mukjizat Yesus dalam komposisi tiga panel, lengkap dengan kehadiran para santo di bagian luar. Tekniknya cermat dengan minyak dan emas pada panel kayu, masih mempertahankan bingkai aslinya. Nilai artistiknya sangat tinggi, tetapi nilai sejarahnya bahkan lebih menggetarkan.

Lukisan ini pernah tampil di pameran bergengsi, mulai dari Royal Academy tahun 1923 hingga Victoria and Albert Museum pada 2003. Kini, ketika memasuki pasar lelang, para kolektor global bersiap untuk pertempuran harga.

Satu hal pasti: ketika palu lelang diketuk, seni bukan lagi sekadar estetika, melainkan warisan, prestise, dan fantasi dengan nilai jutaan.

(Sumber gambar: sothebys.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.