Lukisan ini merekam fase awal seorang seniman di masa revolusi, periode ketika hasrat berkarya tumbuh lebih cepat daripada fasilitas yang tersedia. Tanpa studio dan tanpa ruang privat, sang seniman menjadikan dinding pinggir jalan sebagai tempat ia mencurahkan seluruh idenya. Ruang publik yang keras berubah menjadi studio sementara, meskipun dikelilingi oleh debu, kebisingan, dan ketidakpastian. Karya ini menyoroti momen merangkak menuju kesuksesan, ketika perjuangan kreatif tidak ditopang oleh kemapanan, melainkan oleh keteguhan untuk terus menciptakan perubahan atau perkembangan di dalam dunia seni. “Art Studio” menjadi simbol bahwa seni kerap lahir dari keterbatasan dan revolusi sejati sering kali bermula dari ruang yang nyaris tak diakui sebagai ruang.
Berat
2000 gr
Dimensi (PxLxT)
40 x 40 x 6 cm
Seniman
Airlangga Satryatama Wisnumurti
Lelang ini berakhir tanpa pemenang.
Pengiriman
Dikirim dari Semarang
Proteksi Kerusakan
Melindungi produkmu dari risiko rusak maupun kerugian selama 6 bulan.