Secara keseluruhan, karya lukisan tersebut menghadirkan potret dunia kontemporer yang terfragmentasi namun saling terhubung. Ke-16 peristiwa yang ditampilkan bukanlah isu yang berdiri sendiri, melainkan rangkaian akibat dari cara manusia modern membangun sistem sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Dari pelarian instan melalui narkoba, krisis lingkungan, manipulasi informasi, serta kekuasaan yang korup dan diktator, karya ini mengungkap realitas yang kerap disembunyikan di balik citra kemajuan dan kenyamanan. Karya ini menegaskan bahwa kerusakan alam, hilangnya identitas budaya sendiri, kesepian manusia, dan kebohongan global berasal dari pola yang sama: keserakahan, pengabaian nilai kemanusiaan, dan normalisasi ketidakadilan. Lukisan ini tidak menawarkan jawaban atau solusi, melainkan membuka sisi lain dari dunia ini agar penonton menyadari bahwa apa yang terlihat di permukaan hanyalah panggung. Di baliknya, terdapat jejaring masalah yang membentuk wajah asli zaman ini yang begitu rapuh, manipulatif, dan penuh kontradiksi.
Berat
3000 gr
Dimensi (PxLxT)
80 x 80 x 50 cm
Seniman
Airlangga Satryatama Wisnumurti
Lelang ini berakhir tanpa pemenang.
Pengiriman
Dikirim dari Semarang
Proteksi Kerusakan
Melindungi produkmu dari risiko rusak maupun kerugian selama 6 bulan.