Login untuk mengikuti lelang ini
Login SekarangRumah yang orang lihat sebagai home sweet home padahal sebenarnya tidak. Digambarkan sebagai sosok berkepala besar, matanya besar, melongo, dan di dalam pikirannya tergambar rumah yang ternyata selama ini tidak sweet sweet banget. Ini aku menceritakan dari sisi keluarga besarku. Mereka seolah-olah mendukung aktivitasku tapi sebenarnya tidak. Kemudian apa yang mereka ajarkan dulu ternyata nggak berguna dan malah kadang membuat hubungan kami berdua semakin keruh. Entah dari sisi pola asuh yang salah atau mereka yang kolot dan tidak update kondisi saat ini.
Atau bahkan karena kami berjauhan, sehingga dilihat bahwa kami fine fine aja. Tetapi ketika kami mencoba ngomong bahwa sedang tidak baik-baik saja, mereka tidak percaya.
Kadangkala aku pengen pulang, pengen dianggap sebagai anak, bukan sebagai suami atau ayah. Murni sebagai anak yang juga ingin diperhatikan, disuapin, dimasakkan masakan favorit. Tapi seringkali orang tua melihat aku sebagai seorang suami dan ayah. Padahal aku ingin pulang sebagai anak. Anggap saja aku ini anakmu yang belum punya anak-istri.
Seringkali situasinya terbalik, malah aku hadir di situ sebagai ayah dan suami, tetapi di rumah aku sebagai anak. Sehingga perspektifnya salah terus (lih: menjadi yang terba(l)ik).
Berat
500 gr
Dimensi (PxLxT)
40 x 60 x 5 cm
Seniman
Arief Hadinata
Pengiriman
Dikirim dari Semarang
Proteksi Kerusakan
Melindungi produkmu dari risiko rusak maupun kerugian selama 6 bulan.
Login untuk mengikuti lelang ini
Login Sekarang