Lukisan ini menggambarkan sebuah pelabuhan di suatu negara yang makmur akan hasil lautnya. Tempat hasil laut berlimpah dan aktivitas perdagangan berlangsung tanpa henti. Kapal-kapal bersandar sebagai penanda kesejahteraan, sementara laut menjadi sumber kehidupan sekaligus kekayaan. Di balik ketenangan visual tersebut, tersimpan ketegangan yang tak kasatmata. Kemakmuran pelabuhan ini memancing rasa iri dari negara lain, yang memandang laut bukan sebagai ruang bersama, melainkan sebagai objek yang ingin dikuasai. Karya ini merekam pelabuhan sebagai titik temu antara kesejahteraan dan ancaman, ruang di mana perdagangan, ambisi, dan hasrat bertemu. Lukisan ini berbicara tentang bagaimana kekayaan alam kerap menjadi awal dari konflik dan perebutan kekuasaan.
Berat
2000 gr
Dimensi (PxLxT)
45 x 45 x 6 cm
Seniman
Airlangga Satryatama Wisnumurti
Lelang ini berakhir tanpa pemenang.
Pengiriman
Dikirim dari Semarang
Proteksi Kerusakan
Melindungi produkmu dari risiko rusak maupun kerugian selama 6 bulan.