Merefleksikan kegagalan sistemik dalam mengungkap kejahatan ketika kebenaran tidak didukung oleh bukti visual maupun dokumentasi yang diakui secara hukum. Sebuah narasi kejahatan yang diketahui secara kolektif, namun tetap dibiarkan terjadi karena kurangnya bukti yang mendukung, sehingga kesaksian para korban tereduksi menjadi sekadar wacana. Lukisan ini terinspirasi dari film dokumenter “Jeffrey Epstein” yang bercerita mengenai kisah para korban penculikan dan pelecehan (perempuan dan anak-anak). Tidak adanya bukti nyata dan minimnya pengungkapan dari institusi berwenang membuat kebenaran hanya sekadar cerita belaka, meskipun luka dan trauma para korban adalah nyata. “See No Evil” menjadi simbol bagaimana masyarakat serta sistem pemerintah dan hukum memilih untuk menutup mata, membiarkan kejahatan bersembunyi di balik keraguan dan kekuasaan. Meskipun pelaku menerima hukuman dan akhirnya memilih untuk mengakhiri hidupnya di penjara, hal tersebut tidak akan pernah menggantikan trauma para korban
Berat
3000 gr
Dimensi (PxLxT)
70 x 40 x 30 cm
Seniman
Airlangga Satryatama Wisnumurti
Lelang ini berakhir tanpa pemenang.
Pengiriman
Dikirim dari Semarang
Proteksi Kerusakan
Melindungi produkmu dari risiko rusak maupun kerugian selama 6 bulan.