Arief Hadinata: Melukis Jadi Cara Keluar dari “Loop” Emosi dalam Workshop Exit The Loops

Minggu, 19 April 2026 14:31:03

Semarang, 5 April 2026 — Workshop Exit The Loops: Puzzle Painting Workshop yang digelar pada Sabtu (5/4/2026) di Amoora Cafe menghadirkan pendekatan seni sebagai ruang pemulihan emosi. Seniman sekaligus pengampu workshop, Arief Hadinata, menekankan bahwa melukis bukan sekadar aktivitas visual, tetapi juga proses untuk memahami diri secara lebih mendalam.

Dalam penyampaiannya, Arief menjelaskan bahwa konsep “Exit The Loops” berangkat dari pengalaman manusia yang kerap terjebak dalam pola emosi berulang. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat memengaruhi cara seseorang berpikir dan merespons berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui seni, individu diajak untuk menyadari sekaligus melepaskan pola tersebut.

“Melukis dengan intuisi memberi ruang bagi seseorang untuk jujur pada perasaannya. Tidak perlu selalu dipahami secara logika, yang penting dirasakan dan dikeluarkan,” ujar Arief saat memandu sesi workshop.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan art therapy yang digunakan dalam kegiatan ini tidak berfokus pada hasil akhir karya, melainkan pada proses yang dialami oleh setiap peserta. Dalam proses tersebut, peserta didorong untuk lebih peka terhadap emosi yang muncul selama berkarya.

“Setiap orang punya ‘loop’-nya masing-masing. Lewat warna, garis, dan bentuk, kita mencoba mengenali sekaligus melepaskan itu,” lanjutnya.

Menurut Arief, pengalaman kreatif yang bersifat intuitif dapat membantu individu untuk lebih terhubung dengan dirinya sendiri. Proses ini menjadi penting, terutama bagi mereka yang kesulitan mengekspresikan perasaan secara verbal.

Melalui kegiatan ini, Arief berharap seni dapat semakin dipahami sebagai sarana alternatif dalam menjaga kesehatan mental. Selain itu, workshop ini juga diharapkan menjadi ruang aman bagi individu untuk mengekspresikan diri tanpa tekanan, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk melihat seni dari perspektif yang lebih luas dan personal.


Author
Written by
Ning Imas Ati Z

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.