Pada tahun 2017, seniman jalanan misterius
asal Inggris, Banksy, membuat gebrakan dunia dengan mendirikan The Walled Off
Hotel di Betlehem, Tepi Barat. Hotel ini dikenal secara unik sebagai hotel
dengan "pemandangan terburuk di dunia" karena jendelanya menghadap
langsung ke tembok beton pemisah yang dibangun Israel. Di dalam hotel ini,
Banksy menghadirkan dekorasi yang penuh dengan ironi dan kritik sosial yang
tajam.
Salah satu karya paling ikonik terletak di
atas tempat tidur salah satu kamar utama. Lukisan tersebut memperlihatkan
seorang tentara Israel dan seorang pemuda Palestina yang wajahnya tertutup
kain, sedang terlibat dalam perang bantal. Bulu-bulu bantal yang berhamburan di
udara memberikan kesan gerakan yang dinamis namun damai. Menariknya, kamar ini
didekorasi dengan gaya kolonial mewah layaknya kelab eksklusif di Inggris,
lengkap dengan perabotan klasik yang kontras dengan realitas konflik di luar
jendela.
Melalui karya ini, Banksy menggunakan humor
dan satir untuk menyuarakan kemanusiaan. Ia mengubah simbol kekerasan menjadi
permainan anak-anak, sekaligus mengingatkan pengunjung bahwa di balik konflik
politik yang rumit, ada sisi manusiawi yang rindu akan kedamaian. Dekorasi ini
bukan sekadar estetika, melainkan sebuah pernyataan politik yang kuat bahwa
seni mampu menembus tembok pemisah yang paling tinggi sekalipun.
(Sumber gambar: thisiscolossal.com)