Senyum Misterius di Balik Peluncur Roket: Membedah "Mona Lisa Bazooka" Karya Banksy

Kamis, 26 Maret 2026 00:48:33

Apa jadinya jika sosok paling ikonik dalam sejarah seni rupa, Mona Lisa, tidak lagi duduk tenang dengan senyum misteriusnya, melainkan memegang senjata berat? Itulah provokasi yang dihadirkan oleh seniman urban dunia, Banksy, melalui karyanya yang bertajuk "Mona Lisa Bazooka".

Karya yang pertama kali dipamerkan di Los Angeles pada tahun 2007 ini hadir dengan dimensi yang cukup besar, yakni sekitar 200 cm × 200 cm. Dalam visualnya, Banksy melakukan dekonstruksi terhadap mahakarya Leonardo da Vinci. Ia menampilkan sang wanita bangsawan mengenakan headset militer dan memegang peluncur rudal permukaan-ke-udara (bazooka). Kontras antara keanggunan klasik Mona Lisa dengan kekerasan alat perang modern menciptakan ketegangan visual yang sangat kuat.

Melalui karya ini, Banksy mengajak audiens untuk mempertanyakan kembali makna keindahan, kekuasaan, dan potensi destruktif dari perang. Penggunaan sosok yang sangat dikenal secara global bertujuan untuk menyentil kesadaran publik: bagaimana jika simbol kedamaian dan estetika dipersenjatai? "Mona Lisa Bazooka" bukan sekadar parodi, melainkan kritik tajam terhadap normalisasi kekerasan di era modern. Hingga kini, karya ini tetap menjadi salah satu contoh paling kuat tentang bagaimana seni jalanan mampu menantang kemapanan sejarah seni rupa dunia.

(Sumber gambar: singulart.com)
Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.